Buntut keributan yang terjadi ketika massa dari Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) terjadi penangkapan pada tanggal 3 Maret dini hari.

MediaPerjuangan.com – Kesepuluh buruh tersebut ditangkap dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan dan/atau penghasutan.

Hal ini terjadi ketika demonstrasi menolak Omnibu Law – RUU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) di kawasan pasar Kemis, Tangerang, Banten.

Kejadian bermula ketika massa aksi mengikuti arahan mobil komando dan berhenti di depan PT. Industri Keramik Angsa Daya (IKAD) dan meminta PUK SP KEP KSPSI ikut aksi.

Terjadi cekcok ketika berlangsung dialog. Salah seorang pengurus serikat SP KEP KSPSI mendorong salah satu massa aksi yang berasal dari SBN Kasbi.

Massa aksi lain bermaksud untuk melerai namun berbuntut saling pukul antara massa. Kericuhan terjadi selama kurang lebih 5 menit sebelum akhirnya terjadi kesepakatan antara massa aksi dan SP KEP KSPSI.

Setelah kejadian ini, ketua SP KEP KSPSI PT. IKAD yaitu saudara Erus Saleh melaporkan hal tersebut ke Polresta Tangerang sekira pukul 22.05 WIB dengan dugaan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan/atau Pasal 160 KUHP tentang penghasutan.

Polresta Tangerang menerima laporan ini yang tercantum dalam Laporan Polisi Nomor: LP/212/K/III/2020/Resta Tangerang tertanggal 3 Maret 2020. Pelapor sekaligus korban adalah Erus Saleh sendiri dan Wakil Ketua SP KEP KSPSI PT. IKAD yaitu saudara Iskandar.

Menurut keterangan Sekjen KASBI yaitu saudara Sunarno, menyatakan hingga saat ini masih ada 10 buruh yang diurus berkasnya.

Berikut nama 10 buruh yang ditangkap pada dini hari kemarin:

Jejen Setiawan, anggota KASBI, dijemput sepulang kerja;

  1. Jejen Setiawan, anggota KASBI, dijemput sepulang kerja;
  2. M. Sarpin, anggota KASBI, dijemput di rumahnya;
  3. Imron, anggota KASBI, dijemput di rumahnya sekitar pukul 01.00 WIB;
  4. Siwoyo, anggota KASBI, dijemput di rumahnya sekitar pukul 03.00 WIB;
  5. Irpan Hadi Suryana, anggota KASBI;
  6. Juli Mabruri, anggota KASBI;
  7. M. Surya Agus, anggota KASBI;
  8. Ahmad Tablawi, anggota KASBI;
  9. Tasino, anggota KASBI;
  10. Rustam Effendi, Ketua DPC KSPSI, Kabupaten Tangerang versi Yorrys Raweyai.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, empat buruh dinyatakan memenuhi unsur pasal 170 KUHP.

“Yang lain masih berstatus saksi menurut keterangan polisi. Disuruh tunggu 1×24 jam, polisi belum mau menyebutkan nama tersangka.” Ujar Sunarno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *