Sebanyak 14 daerah di Jawa Barat masuk zona merah hasil evaluasi PSBB Jawa Barat. Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha.

MediaPerjuangan.com – Hasil dari evaluasi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jawa Barat yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat terdapat 14 daerah yang masuk dalam zona merah.

“Rabu besok kami akan umumkan di level kabupaten/kota dan level desa/kelurahan mana yang level kewaspadaannya paling buruk, level 5, situasinya darurat kritis warna hitam, mana yang seperti hari ini warna merah,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam keterangannya, Senin (18/5)

Selain itu, terdapat 9 daerah lain yang masuk dalam zona kuning. Empat daerah masuk dalam zona biru.

Bagi daerah yang masuk zona merah akan diberlakukan PSBB penuh. Sedangkan untuk daerah zona kuning akan diterapkan PSBB parsial. Sementara daerah zona biru akan diminta menerapkan physical distancing.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jabar, Berli Hamdani menjelaskan ada beberapa indikator yang digunakan untuk menentukan level kewaspadaan.

Selain tingkat penyebaran kasus, pihaknya juga mempertimbangkan kajian epidemiologis dan kesiapan infrastruktur daerah tersebut.

“Yang kami siapkan adalah variabel untuk leveling tingkat desa atau kelurahan. Mulai dari ada atau tidaknya pasien terkonfirmasi positif COVID-19, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), sampai kajian epidemiologis tentang puncak pandemi,” ucap Berli.

Gugus Tugas nantinya akan diminta untuk memastikan PSBB di wilayahnya berjalan dengan maksimal. Sehingga, PSBB dapat efektif menurunkan angka penyebaran virus Covid-19 ini.

PSBB di Provinsi Jawa Barat diketahui cukup efektif menekan angka penularan virus corona. Sebelum PSBB diterapkan, indeks penularan COVID-19 di Jabar mencapai angka 3, namun saat ini sudah turun di angka 1,07.

Bagaimana tanggapan para pembaca? Silakan tinggalkan komentar di bawah ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *