Cara Mendeteksi Apakah Anda Pasien OTG Covid-19

Ada beberapa cara mendeteksi apakah Anda pasien OTG Covid-19 atau bukan. Gambar oleh Orna Wachman dari Pixabay

MediaPerjuangan.com – Ditengah pandemi yang masih belum usai, dengan adanya percobaan normal baru saat ini, penting bagi kita mendeteksi apakah Anda pasien OTG Covid-19.

OTG Covid-19 adalah pasien Orang Tanpa Gejala atau asimptomatik. Hal ini muncul hampir di setiap negara yang terjangkit pandemi ini. Termasuk di Indonesia.

Apa Itu Pasien OTG Covid-19

Tentu Anda bertanya-tanya, apa itu pasien OTG Covid-19. Dikutip dari CGTN pasien OTG adalah orang yang dites dengan hasil positif dalam tes asam nukleat atau antibodi tetapi tidak mengalami gejala apapun seperti batuk, pilek, demam, dan kelelahan.

Hal ini biasanya timbul dari kontak dekat dengan pasien Covid-19 yang terkonfirmasi.

Apakah pasien OTG Covid-19 ini menular?

Jawabannya adalah iya. Terkonfirmasi bahwa pasien OTG Covid-19 ini menular.

2 Jenis Pembawa OTG atau Asimptomatik

1. Tidak Ada Gelaja yang Dikenali Secara Klinis

Orang yang tidak mengembangkan gejala yang dapat dikenali secara klinis setelah 14 hari pengamatan medis.

2. Hasil Tes Positif

Orang tersebut dites dan hasilnya adalah positif. Tetapi tidak ada gejala yang dapat dikenali.

Lalu, jika tidak ada gelaja yang dapat dikenali, bagaimana kita mengetahui apakah kita pasien OTG Covid-19 atau bukan?

Walaupun cara utama untuk mengetahui adalah dengan pengujian asam nukleat, tetapi Anda bisa memeriksanya sendiri.

Anda Bukan OTG Tidak Memenuhi Kondisi Di Bawah Ini

  1. Pergi ke daerah dengan zona merah dalam dua minggu terakhir.
  2. Kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dalam dua minggu terakhir.
  3. Keluarga Anda ada yang terkonfirmasi positif Covid-19

Jika Anda tidak mengalami kondisi di atas. Anda bisa bernafas lega karena tidak memenuhi kriteria OTG. Tetapi jika Anda mengalami kondisi salah satu dari keadaan di atas. Segera melapor kepada fasilitas medis terdekat atau ke Gugus Tugas Covid-19.

Beberapa ahli percaya bahwa penularan yang terjadi dari pasien OTG Covid-19 sangat rendah. Tetapi bukan berarti Anda bisa lengah begitu saja. Tetap harus menjaga physical distancing dan kebersihan. Karena dengan bernafas dan berbicara tetap dapat mengeluarkan virus.

Sama seperti mencegah penyakit pernapasan lainnya, Anda dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari infeksi. Caranya, dengan mengenakan masker, sering mencuci tangan, menghindari menyentuh wajah, dan menjaga jarak setidaknya satu meter dari orang lain. Anda juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh Anda dengan berolahraga.

Hanya beberapa OTG yang berkembang menjadi kasus yang terkonfirmasi, sebagian besar akan sembuh sendiri. Jadi, jangan terlalu khawatir tetapi tetap waspada. Sebab, dengan perlindungan yang tepat kemungkinan terinfeksi sangat rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *