Covid-19 Perang Biologi, Gatot: Tak Bisa Dibuktikan Tapi Dirasakan

Jenderal Gatot Nurmantyo Bongkar Korupsi dan Mafia Alutsista, Nilainya Luar Biasa

MediaPerjuangan.com – Mantan Panglima TNI Jenderal (purn), Gatot Nurmantyo menjawab soal hubungan antara Covid-19 dengan kemungkinan pandemi itu merupakan bagian dari perang biologi.

Menurut Gatot, tanda-tanda pandemi Covid-19 sebagai bagian dari perang biologi memang tak bisa dibuktikan namun bisa dirasakan.

“Itu tak bisa dibuktikan tapi bisa dirasakan,” ujar Gatot Nurmantyo.

Hal itu diungkapkan Gatot Nurmantyo saat diwawancara dalam video yang tayang di FNN TV, seperti dilihat pada Selasa 10 Agustus 2021.

Gatot menjelaskan bahwa sejatinya TNI sudah mengantisipasi potensi perang biologi pada 2015 lalu.

Dua tahun setelahnya, Gatot yang kala itu masih menjabat sebagai Panglima TNI mengingatkan kepada dokter militer sedunia soal potensi terjadinya perang biologi.

Pasalnya, kata Gatot, perang biologi itu akan melumpuhkan sebuah negara dan negara-negara lainnya bakal terdampak.

Menurutnya, sejak 2015 TNI sudah mengantisipasi potensi perang biologi belajar dari kejadian virus Flu Burung atau SARS di Hong Kong. Ketika itu, TNI menganalisis virus tersebut.

“Sejak 2015 kita sudah diskusikan berdasarkan SARS di Hong Kong, TKI kita banyak di sana kok nggak kena. Kita lihat semacam (serang) genetika tertentu, mana ada ya, kita curigai begitu,” ungkapnya.

Lantaran hal itulah, Gatot yang kala itu menjabat KSAD langsung bergerak bersama Panglima TNI dengan mengucurkan beasiswa untuk merekrut dokter militer.

Maka dalam kurun 2015-2016, TNI memberikan beasiswa kepada setidaknya 70 dokter untuk ditempatkan di militer. Kemudian jumlahnya naik, kurun 2017 sampai akhir 2018, setidaknya TNI telah mencetak 1000 dokter militer.

“Maka perang biologi itu yang kita siap, pertama itu tenaga kesehatan, vaksin, obat. Hal ini vaksin mudah-mudahan dalam waktu dekat vaksin Nusantara bisa, walau epidemi tak bisa selesai dengan vaksin, tapi bisa kurangi,” tuturnya.

Mengutip Hops.id, Gatot Nurmantyo dalam wawancara itu juga mengaku tak punya bukti siapa yang melakukan perang biologi ini. Namun, dirinya menegaskan kembali dampak pandemi Covid-19 ini telah dirasakan penduduk dunia.

“Saya tak bisa katakan perang biologis ini siapa yang melakukannya, saya belum bisa menentukan itu. Tapi dampaknya jelas seperti perang biologi, semua negara terkena,” ujarnya.

Sumber: Terkini

Pembungkaman di dalam Kampus Kembali Terjadi, BEM UI Minta Nadiem Makarim Tidak Diam

Pembungkaman di dalam Kampus Kembali Terjadi, BEM UI Minta Nadiem Makarim Tidak Diam

Demokrat: Baliho Tak Berbanding Lurus Dengan Peningkatan Elektabilitas

Demokrat: Baliho Tak Berbanding Lurus Dengan Peningkatan Elektabilitas