KLB Ditolak Kemenkumham, Kubu Moeldoko: Yang Memutuskan Bukan Pemerintah Tapi Pengadilan

KLB Ditolak Kemenkumham, Kubu Moeldoko: Yang Memutuskan Bukan Pemerintah Tapi Pengadilan

MediaPerjuangan.com – Kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Moeldoko akhirnya angkat bicara ihwal ditolaknya permohonan pengesahan hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) oleh pemerintah melalui Kemenkumham.

Hencky Luntungan, salah satu penggagas KLB kubu Moeldoko menilai wajar apabila pemerintah menolak pengesahan KLB Deli Serdang.

Menurutnya, itu hanya penegasan bahwa pemerintah tidak terlibat apalagi mengintervensi dalam kisruh Partai Demokrat.  

“Itu wajar yaitu kan pemerintah bahwa terlihat pemerintah tidak terlibat intervensi,” kata Hencky kepada wartawan, Rabu (31/3).

Hencky masih kekeuh, bahwa yang berhak memutuskan pengesahan KLB Deli Serdang itu pengadilan. Meskipun, Pemerintah telah menolak pengesahan KLB versi Moeldoko karena masih banyak syarat yang tidak dipenuhi.

“Yang memutuskan kan bukan pemerintah tapi pengadilan,” tandasnya.

Kemenkumham sebelumnya resmi menolak permohonan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang diajukan KSP Moeldoko dan Johny Allen Marbun dkk.

Menkumham Yasonna Laolly menjelaskan, pihaknya merujuk AD/ART Partai Demokrat yang telah disahkan di Kemenkumham pada tahun 2020.

Dijelaskan politisi PDI Perjuangan ini, argumentasi tentang AD/ART pihak KLB Deli Serdang bukan kewenangan Kemenkumham.

Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan dan verifikasi dokumen fisik yang diajukan oleh kubu Moeldoko, masih ditemukan beberapa persyaratan yang belum terpenuhi.
Salah satu syarat kubu Moeldoko tidak memenuhi syarat kehadiran perwakilan DPD dan DPC Partai Demokrat juga tidak disertai mandat Ketua DPD dan DPC.

“Dengan demikian Pemerintah menyatakan permohonan pengesahan hasil KLB Deli Serdang ditolak,” tutup Yasonna Laoly.

Sumber: RMOL

KLB Resmi Ditolak, AHY Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemerintah Dan Masyarakat

KLB Resmi Ditolak, AHY Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemerintah Dan Masyarakat

Denny NJA: Demokrat Terbaik, PKS Paling Difavoritkan

Jawab Tuntutan Joman, Demokrat Pastikan AHY Tidak Akan Minta Maaf Ke Jokowi