Dua Buruh Terkena PHK Tanpa Pesangon dan Diusir Dari Kontrakan

Dua buruh terkena PHK tanpa pesangon dan diusir dari kontrakan. Foto: Antaranews.

MediaPerjuangan.com – UPT Kemensos Balai Mulia Jakarta menampung sementara dua perempuan asal Palembang yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) salah satu perusahaan di Tangerang dampak Covid-19.

“Mereka tidak memiliki keluarga dan tidak memiliki tempat tinggal lagi di Kota Tangerang. Oleh karena itu, mereka sangat membutuhkan layanan penampungan sementara yang ada di Balai Mulya Jaya Jakarta,” kata Pekerja Sosial Dinas Sosial Kota Tangerang, Caryo seperti yang dilansir dari AntaraNews.

Keduanya di PHK tanpa pesangon, sehingga tidak memiliki biaya untuk pulang ke daerah asal. lebih miris lagi mereka diusir dari kontrakan karena tidak mampu membayar sewa kontrakan.

Selama beberapa hari, mereka ditemukan telantar di daerah Saung KWT 60A Dumpit, Jatiujung, Kota Tangerang.

“Saya sudah bekerja di perusahaan tekstil itu kurang lebih satu tahun lebih tiga bulan pak, terus karena corona ini perusahaan tidak bisa bayar kami lagi, jadi kami di PHK,” kata J pada Pekerja Sosial, Iyus Rusmana yang menerima di ruang asesmen Balai Mulya Jaya.

“Kami juga diusir dari kontrakan, perusahaan tidak membayarkan gaji ke kami, jadi kami sudah tidak tahu harus kemana lagi. Apalagi, sekarang transportasi semuanya ditutup Pak,” tambah E.

Sementara ini keduanya akan tinggal sementara di Balai sebelum kembali ke daerah asal. Mereka akan diberikan pemenuhan kebutuhan dasar, kegiatan mental spiritual, kegiatan keterampilan, dan dukungan psikososial selama berada di balai.

Balai Mulya Jaya di Jakarta sejak 30 April 2020 telah menjadi Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) terdampak COVID-19 dengan pelayanan yang komprehensif.

Bagaimana tanggapan para pembaca? Silakan tinggalkan komentar di bawah ini ya.

One thought on “Miris! Dua Buruh Terkena PHK Tanpa Pesangon dan Diusir Dari Kontrakan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *