Nadiem Dianggap Gagal, Penggabungan Dua Kementrian, Siapa Nahkodanya?

Satu Generasi Rusak Di Tangan Nadiem Makarim, Pengamat: Aneh Jika Lolos Lagi Pada Reshuffle Jilid II

MediaPerjuangan.com – Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul berpandangan, hal yang mendasar yang ialah bukan soal digabungnya Kemenristek dengan Kemendikbud, namun soal siapa nanti nahkoda yang akan memimpin lembaga paling vital bagi sebuah bangsa itu.

“Ini bukan soal penggabungan dua Kementrian menjadi satu, karena ini butuh proses adaptasi yang lama. Ini bukan soal itu (penggabungan dua Kementrian) tapi soal siapa nanti nahkoda dari dua Kementrian yang digabung itu,” kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/4).

Menurut Adib, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim gagal, dan layak diganti alias reshuffel dalam waktu dekat. Nadiem yang diharapkan atau digadang-gadang sebagai tokoh inovatif jauh dari apa yang diharapkan.

“Nadiem gagal menyelamatkan kompetensi berbasis kurikulum saat belajar era pandemi saat ini,” kata Adib.

Baca juga: Satu Generasi Rusak di Tangan Nadiem Makarim, Pengamat: Aneh Jika Lolos Lagi Pada Reshuffle Jilidi II

Oleh sebab itu, Adib berpendapat, solusi penggabungan dua Kementrian itu tidaklah efektif jika melihat figur-figur seperti Nadiem yang nantinya akan diberikan tanggung jawab penuh pascar dua Kementrian tersebut digabungkan.

DPR RI telah menyetujui penggabungan kembali Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Tujuannya, untuk perampingan kementerian atau lembaga sesuai dengan nomenklatur Presiden Joko Widodo perihal penyusutan kementerian yang dinilai kurang efektif.

Sumber: RMOL

Rocky Gerung: Demokrasi Itu Mengurus Rakyat, Bukan Memerintah

Rocky Gerung: Bocoran Bambang Brodjonegoro Menunjukkan Presiden Memang Cuma Petugas Partai

Jokowi Dan Megawati Beda Haluan Di Pemilu 2024, Begini Analisa Ray Rangkuti

Jokowi Dan Megawati Beda Haluan Di Pemilu 2024, Begini Analisa Ray Rangkuti