Operasi Lilin 2020, Korlantas Polri Pastikan Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

Kepala Korlantas Polri, Irjen Istiono

MediaPerjuangan.com – Korlantas Polri menggelar rapat koordinasi Pengamanan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021. Pengamanan dengan sandi Operasi Lilin 2020 ini digelar mulai 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kakorlantas Polri, Irjen Istiono yang juga dihadiri Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Irjen Imam Subianto; Dirjen Hubdar Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi; perwakilan Jasa Marga; dan stakholder terkait.

Asops Kapolri, Irjen Imam Subianto mengatakan, perayaan Natal dan tahun baru perlu diantisipasi karena ada kebiasaan masyarakat yang kerap melakukan perpindahan atau mudik. Kebiasaan ini cenderung menimbulkan gangguan Kamtibmas khususnya kriminalitas dan kamseltibcarlantas.

“Ini harus diantisipasi. Terlebih di saat pandemi Covid-19 agar dapat mencegah penyebaran virus tersebut,” ujar Irjen Imam di Ballroom Hotel Sheraton, Surabaya, Jawa Timur, Kamis malam (17/12).

Polri akan melakukan pengetatan mulai tanggal 18 Desember, khususnya terhadap pelanggar protokol kesehatan. “Seperti perkumpulan massa, baik itu perayaan maupun unjuk rasa, nantinya akan kita cegah. Ini berlaku di seluruh Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Istiono menegaskan, jajaran mendapatkan tugas baru dalam Operasi Lilin Tahun 2020 ini, yakni bertanggung jawab atas kontrol pengawasan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di rest area.

“Mulai Banten hingga Cikampek ada sekitar 70 titik rest area, nantinya kita akan gelar random ceck khusus menggunakan swab antigen bagi pengunjung yang melanggar protokol kesehatan,” kata Irjen Istiono.

Dia menegaskan, operasi yustisi protokol kesehatan juga akan dilakukan dengan skala besar bersama TNI. Pengetatan pengamanan juga dilakukan pada semua gereja dengan menerapkan jumlah pengunjung 50 persen dan selebihnya dilakukan melalui virtual.

“Tidak boleh mendirikan tenda di luar gereja. Ini berlaku di semua wilayah, tidak terkecuali wilayah yang mayoritas umat kristiani,” ujarnya.

Perayaan tahun baru kali ini juga tidak ada izin keramaian yang dikeluarkan kepolisian, baik di hotel maupun di lokasi wisata. “Pengetatan ini akan dilakukan mulai 18 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021 demi mencegah penyebaran covid-19,” tegasnya.

Dalam Operasi Lilin Tahun 2020, Polri mengerahkan 123.451 personel d iseluruh Indonesia dengan target operasi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta terjadinya kerumunan massa.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi menegaskan ada larangan melintas bagi kendaraan sumbu tiga ke atas di tol Cikampek hingga Palimanan pada tanggal 23 Desember mulai pukul 00.00 WIB sampai tanggal 24 Desember pukul 24.00 WIB. Kemudian larangan melintas pada 30 Desember mulai pukul 00.00 WIB sampai 31 Desember pukul 24.00 WIB.

“Pak Menteri Perhubungan juga berpesan bahwa seluruh jajarannya akan mendukung penuh diskresi kepolisian dalam menjalankan tugas di lapangan,” demikian Budi Setyadi.

Sumber: RMOL

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Pembelajaran Tatap Muka Di Jawa Tengah Dibatalkan

PA 212: Demi Kelancaran Investigasi Komnas HAM, Nonaktifkan Kapolda Metro Jaya

PA 212: Demi Kelancaran Investigasi Komnas HAM, Nonaktifkan Kapolda Metro Jaya