Program Padat Karya Kemnaker Untuk Berdayakan Korban PHK

Kemnaker memberikan program padat karya untuk korban PHK. Foto: Merdeka.com

MediaPerjuangan.com – Melalui program padat karya Kementerian Ketenagakerjaan memberdayakan pekerja korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang banyak terjadi dampak dari Covid-19. Salah satunya adalah dengan memberdayakan para pekerja tersebut menjadi penyemprot disinfektan di sejumlah perusahaan.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemnaker, Gazmahadi, usai menghadiri penyemprotan disinfektan di UMKM Perajin Tempe di kawasan Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (17/4).

Dia menjelaskan, program yang melibatkan pekerja yang terkena PHK ini memiliki dua manfaat, pertama pekerja yang terkena PHK mendapat insentif setelah menyelesaikan kegiatan ini dan kedua lingkungan perusahaan pun menjadi bersih serta masyarakat terhindar dari penyakit Covid-19.

Baca juga: Miris! Dua Buruh Terkena PHK Tanpa Pesangon dan Diusir Dari Kontrakan

“Itu (red: kegiatan ini) dilakukan oleh teman-teman pekerja yang di-PHK, sehingga bisa membantu mereka juga. Dan UKM-UKM ini juga, higiene industrinya bisa dilaksanakan,” kata Gazmahadi.

Pada kegiatan ini pekerja yang diikut sertakan sebanyak 10 orang dari sebelumnya ada 70 orang, tetapi karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga yang diikut sertakan hanya perwakilan saja. Setelah menyelesaikan kegiatan para pekerja mendapat insentif sebesar Rp. 300 ribu.

Tak hanya penyemprotan diisnfektan, dalam kegiatan ini pun Kemnaker membagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat di lingkungan industri.

“Kegiatan hari ini kita melakukan edukasi ke masyarakat bagaimana pencegahan penularan Covid-19. Salah satunya dengan mengenakan masker, tadi kita bagikan ke masyarakat. Terus kalau habis keluar rumah selalu cuci tangan, dengan air dan sabun, kalau tidak menggunakan hand sanitizer, tadi sudah kita bagikan ke masyarakat,” tambah Gazmahadi.

“Industri jangan sampai terganggu dengan Covid-19 ini, kita bantu mereka untuk pencegahan penularan itu, baik untuk pekerjanya, lingkungannya juga kita jaga agar sehat,” imbuhnya.

Gazmahadi juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap di rumah untuk memperkecil kemungkinan terpapar virus corona ini, menjaga kesehatan dan selalu memperhatikan protokol kesehatan.

“Selalu gunakan masker, jangan dilepas-lepas kalau ke luar rumah. Sering mencuci tangan dengan air yang mengalir, menggunakan sabun, kalau tidak gunakan hand sanitizer. Dan stay di rumah untuk mencegah penyakit akibat kerja, salah satunya Covid-19,” imbaunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *