Rekonstruksi Bagian Dari Penyidikan, Kabareskrim: Kalau Ada Informasi Dan Saksi Baru Kita Akomodir

Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit

MediaPerjuangan.com – Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa rekonstruksi merupakan bagian daripada penyidikan, oleh sebab itu rekonstruksi tersebut belum final.

“Kami sampaikan, kami selalu membuka ruang apabila ada informasi baru atau saksi-saksi baru yang memahami atau mengetahui peristiwa yang terjadi. Kami akan selalu menerima apabila itu berhubungan langsung apa itu temuan-temuan di lapangan atau saksi yang mengetahui langsung tentunya akan kami akomodir,” ungkap Sigit kepada wartawan di gedung Bareskrim, Jakarta, Selasa (15/12).

Sigit menegaskan, hal ini dilakukan sebagai wujud penanganan kasus yang profesional, transparan dan objektif.  Sebetulnya, mantan Kapolda Banten ini menambahkan, pihaknya saat rekonstruksi pertama pada Senin kemarin (14/12) turut mengundang pengawas external seperti Komnas Ham, Amnesty Intersional, Kontras, Imparsial dan juga Kompolnas.

“Walaupun yang datang hanya dari Kompolnas, namun demikian kami tetap hargai independisi dari rekan-rekan pengawas external yang lain,” pungkasnya.

Sebelumnya, terdapat 58 adegan rekonstruksi yang dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri di 4 TKP Yakni di Jalan Internasional Karawang Barat, depan Hotel Novotel (TKP 1), Jembatan Badami (TKP 1), Rest Area KM 50 (TKP 3) dan KM 51+200 (TKP 4).

Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian menyampaikan, rekonstruksi yang digelar oleh jajarannya ini hanya berdasarkan keterangan dari saksi-saksi maupun anggota Polda Metro Jaya yang terlibat bentrok. (RMOL)

Tips Keluarga Berjaya Ala Presiden Jokowi

Tips Keluarga Berjaya Ala Presiden Jokowi

Ulil Abshar

Ulil Abshar: Menjaga Jokowi Yang Terbaik Adalah Dengan Mengkritik Kebijakannya Yang Salah