MediaPerjuangan.com – Ribuan buruh siap geruduk DPR untuk menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja (cilaka).

“Ratusan ribu buruh akan datang ke Gedung DPR/MPR dan Menko Perekonomian. Bisa kita pastikan ratusan ribu buruh,” kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal di Kantor KSPI Jakarta Timur, Senin (20/7/2020).

Awal Agustus rencananya akan menjadi puncak aksi buruh ini. Tetapi untuk tanggalnya masih belum ditentukan.

Kendati demikian, para buruh akan mulai melakukan aksi demonstrasi di daerah masing-masing dimulai dari akhir July ini.

Baca juga: Jika Omnibus Law Disahkan, Aliansi Rakyat Bergerak Siap Melawan

“Dari mulai tanggal 20 Juli sampai dengan akhir Juli nanti akan ada aksi dari daerah masing-masing, aliansi-aliansi itu pasti akan melakukan aksi,” sebutnya.

Hanya dua tuntutan yang mereka gaungkan, yaitu satu hentikan pengesahan UU Cipta Kerja dan menghentikan PHK massal saat terjadi pandemi Covid-19 ini.

“Tuntutan daripada aksi itu hanya dua. Satu, menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Dua, setop PHK massal akibat dampak COVID-19. Jadi harus ada strategi agar tidak terjadi PHK massal oleh pemerintah dengan mengajak bicara pengusaha dan serikat buruh tentunya,” terang Iqbal.

Bagaimana tanggapan dari para pembaca? Silakan tinggalkan komentar di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *