Rizal Ramli: Jangan Pernah Jadikan NU Kendaraan Plat Merah

Rizal Ramli: Pengusaha Berani Kurang Ajar karena Penguasa Tidak Bela Rakyat

MediaPerjuangan.com – Organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) adalah kendaraan besar masyarakat muslim Indonesia yang harus berjalan sebagai kekuatan sipil, tanpa ada keterikatan dengan pemerintah.

Begitu dikatakan mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli dalam Halaqoh Satu Abad NU bertema “Gagasan Kontributif Membangun Kemandirian Ekonomi Nahdliyyin” di Kantor DPP PKB, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (2/12).

“Kalau saya bilang, NU itu kendaraan plat hitam artinya organisasi masyarakat, jadi jangan sampai NU jadi mobil plat merah,” kata Rizal Ramli.

Dalam pandangan Rizal, NU mampu berdiri secara objektif dalam menilai pemerintah. Baik itu ketika memberikan kritik ataupun pujian pada kinerja pemerintah.

“Bahwa NU, kalau pemerintah bagus wajib hukum dipuji, kalau tidak bagus wajib kita katakan itu nggak bener. Menurut hemat saya itu yang membuat NU besar,” terangnya.

Selain Rizal Ramli, narasumber yang dihadirkan dalam acara yang diadakan DPP PKB dalam menyambut usia satu abad NU diantaranya: mantan Wapres RI Jusuf Kalla, Direktur INFID Sugeng bahagijo.

Selain itu, mantan Ketum PB PMII dan Wasekjen PP GP Ansor yang juga penulis buku Nahdlatut Tujjar, Addin jauharudin.

Sumber: RMOL

Di Jalan MH. Thamrin, KAMI Karawang Bentangkan Spanduk “JOKOWI MUNDUUURRR..!!!”

Di Jalan MH. Thamrin, KAMI Karawang Bentangkan Spanduk “JOKOWI MUNDUUURRR..!!!”

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Hadiri Kongres ke-41, Ganjar Pranowo Yakin Syarikat Islam Bisa Berperan Bangkitkan Ekonomi di Masa Pandemi