Sindir Intel, UAS: Kalian Bukan Musuhku, Kalian Saudaraku

Sindir Intel, UAS: Kalian Bukan Musuhku, Kalian Saudaraku

MediaPerjuangan.com – Ulama kondang ustaz Abdul Somad (UAS) bicara soal peran intelijen yang ada di Indonesia. Dia mengatakan jika sosok intel bukan sebagai musuhnya selama ini. Hal tersebut disampaikan UAS dalam tausiyah yang diposting oleh akun youtube cinta sunnah.

Dikutip VIVA, Senin 7 Juni 2021, UAS menyebut jika dia mencintai NKRI dan tidak perlu dikhawtirkan lagi. Begini kutipan lengkap pernyataan UAS:

Abdul Somad diejek, dicaci maki di medsos itu namanya haters. Bahas Inggrisnya hate: benci, haters: membenci, haters bahasa inggrisnya, bahasa Arabnya: syaitan.

Intel-intel yang digaji oleh negara dari uang rakyat untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, supaya drone laut Cina tidak masuk ke tanah kita,

Supaya negeri kita tidak dijajah sebagaimana dulu dijajah oleh Belanda dan Jepang. Itu tugas pokok mereka,

Jangan sampai kalian salah pikir saudara-saudaraku. Kalian bukan musuhku. Kalian saudara-saudaraku. Kita sama-sama cinta NKRI ini. Kita sama-sama cinta dengan negara ini. Bedanya, jalannya saja yang berbeda

Jadi kalau di antara kalian tidak pakai seragam, kalian pakai baju koko, kalian pakai sorban, kalian pakai jenggot, itu tugas kalian, silahkan lakukan.

Ada di antara kalian yang memotong, ada di antara kalian yang mengejek, ada di antara kalian yang mencaci maki, silahkan. Kita semua akan mati di hadapan Allah SWT.

Kalau kalian laksanakan tugas saudaraku, kalian dapat balasan pahala. Dapat gaji dari negara, dapat pahala dari Allah karena menjaga ketentraman negara.

Tapi kalau kalian pakai seragam, pakai sorban, pakai jenggot, pakai jubah hanya untuk memata-matai, aku takut, khawatir, nanti di akhirat dibangkitkan di Padang Mahsyar, apa kata Allah Taala? Ini kau masuk ke surga untuk memata-matai saja, nanti sudah itu celupkan dia ke neraka,

Sumber: Viva

Dekat Dengan Raja Salman

Dekat Dengan Raja Salman, Disayangkan Jika Presiden Jokowi Tidak Perjuangkan Kuota Haji

Menko Polhukam Mahfud MD

Mahfud MD Sebut Pemerintah Saat Ini Diwarisi Korupsi Terdahulu